DIGP konfirmasi penyelidikan polisi terhadap anggota parlemen Sepanggar atas pidato parlemen |  Malaysia
Malaysia

DIGP konfirmasi penyelidikan polisi terhadap anggota parlemen Sepanggar atas pidato parlemen | Malaysia

Wakil Inspektur Jenderal Polisi, Datuk Seri Mazlan Lazim, yang membenarkan hal itu, mengatakan itu adalah penyelidikan normal setelah polisi menerima laporan yang melibatkan Anggota DPR Sepanggar Datuk Mohd Azis Jamman.  - Gambar bernama
Wakil Inspektur Jenderal Polisi, Datuk Seri Mazlan Lazim, yang membenarkan hal itu, mengatakan itu adalah penyelidikan normal setelah polisi menerima laporan yang melibatkan Anggota DPR Sepanggar Datuk Mohd Azis Jamman. – Gambar bernama

MARAN, 25 Nov — Polisi sedang menyelidiki Anggota DPR Sepanggar, Datuk Mohd Azis Jamman atas pidatonya di sidang parlemen awal bulan ini.

Wakil Inspektur Jenderal Polisi, Datuk Seri Mazlan Lazim, yang membenarkan masalah ini, mengatakan itu adalah penyelidikan normal setelah polisi menerima laporan yang melibatkan Mohd Azis.

“Laporannya sudah kami terima, jadi kami sedang melakukan penyelidikan, setelah itu kami akan berkonsultasi dengan AGC (Kejaksaan Agung). Ini baru penyelidikan dan belum ada tindakan,” katanya hari ini saat dimintai komentar terkait polisi yang menerima pernyataan Mohd Azis.

Sebelumnya, dia melakukan kunjungan kerja ke markas polisi distrik (IPD) Maran di sini bersama Kapolsek Pahang Datuk Ramli Mohamed Yoosuf, wakilnya Datuk Mohd Yusri Hassan Basri dan Kapolres Maran DSP Norzamri Abd Rahman juga hadir.

Sebelumnya diberitakan bahwa Mohd Azis dalam konferensi pers yang diadakan di gedung DPR, Selasa, mengatakan dia diminta untuk memberikan pernyataan sekitar satu jam setelah mengangkat isu Perjanjian Malaysia 1963 (MA63) dan pembagian alokasi pemerintah ke Sabah selama debat Anggaran 2022 dua minggu lalu.

Sementara itu, Mazlan mengatakan polisi telah mengajukan proposal ke Kementerian Dalam Negeri untuk menyewa rumah dari pihak swasta untuk mengatasi kekurangan tempat tinggal bagi petugas dan anggota PDRM.

Dia mengatakan sebagai permulaan, polisi telah mengajukan lebih dari 200 unit rumah untuk disewa.

“Kami akan menyewa di Klang Valley terlebih dahulu, terutama Kuala Lumpur sebelum melihat kota-kota lain seperti di Penang, Selangor dan Johor.

“Kalau mau bangun kelurahan baru butuh waktu, jadi ini salah satu upaya kami untuk menjaga kesejahteraan pengurus dan anggota PDRM karena ada yang bekerja di Kuala Lumpur tapi tetap di Bangi, Shah Alam dan Kajang,” ujarnya. dikatakan.

Sementara itu, Mazlan dalam sambutannya mengatakan, asrama perwira junior di IPD Maran yang terbengkalai lebih dari 16 tahun akan selesai awal tahun depan.

“Saya memahami bahwa 98 persen pekerjaan perbaikan di kawasan tersebut telah selesai dan 60 keluarga diharapkan pindah pada Januari 2022,” katanya, setelah kunjungan lapangan ke kawasan perumahan sebelum meresmikan pembukaan Surau An- Nur, IPD Maran. — Bernama

Posted By : togel data hk