HSA Singapura menyita produk e-vaporiser senilai S0.000 setelah penggerebekan di jaringan distribusi Telegram |  Singapura
Terkini

HSA Singapura menyita produk e-vaporiser senilai S$200.000 setelah penggerebekan di jaringan distribusi Telegram | Singapura

Berbagai macam e-vaporiser dan polong disita di salah satu rumah tersangka.  Gambar melalui Otoritas Ilmu Kesehatan
Berbagai macam e-vaporiser dan polong disita di salah satu rumah tersangka. Gambar melalui Otoritas Ilmu Kesehatan

SINGAPURA, 14 Jan — Alat penguap elektronik senilai hampir S$200,000 (RM622.009) dan komponen terkait disita setelah beberapa penggerebekan yang menargetkan jaringan distribusi e-vaporiser yang beroperasi di Telegram, kata Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) hari ini.

Selama operasi 24 jam pada tanggal 6 Januari, HSA menggerebek tempat tinggal distributor jaringan dan penjual di lokasi termasuk sebuah hotel di Geylang dan alamat tempat tinggal di Yishun dan Serangoon.

Para pelanggar telah menggunakan Telegram, sebuah aplikasi pesan anonim, untuk mengiklankan secara ilegal dan memasok barang-barang terlarang ke sejumlah besar orang, kata HSA dalam rilis media.

Dua pria dan seorang wanita membantu HSA dalam penyelidikan. Salah satu pria juga dirujuk ke Biro Narkotika Pusat untuk penyelidikan dugaan pelanggaran terkait narkoba.

Penjualan e-vaporiser dilarang di Singapura berdasarkan Undang-Undang Tembakau (Pengendalian Iklan dan Penjualan), yang melarang impor, distribusi, penjualan, atau penawaran untuk penjualan produk tembakau tiruan.

Demikian pula, pembelian, penggunaan, dan kepemilikan e-vaporiser dilarang.

Setiap orang yang dihukum karena pelanggaran dapat didenda hingga S$10.000 atau dipenjara hingga enam bulan, atau keduanya, untuk pelanggaran pertama. Untuk pelanggaran kedua atau berikutnya, hukumannya adalah denda hingga S$20.000 atau hukuman penjara hingga 12 bulan, atau keduanya. Semua barang tembakau yang dilarang akan disita dan disita.

HSA mengatakan telah memantau dengan cermat jaringan distribusi e-vaporiser pada platform pesan anonim seperti Wechat dan Telegram, yang digunakan penyelundup dan penjual e-vaporiser dalam upaya untuk menghindari deteksi.

Anggota masyarakat yang memiliki informasi tentang distribusi ilegal produk tersebut dapat menghubungi Cabang Peraturan Tembakau HSA atau mengirimkan laporan online di www.go.gov.sg/reporttobaccooffences. Bernama

Posted By : togel hongkonģ hari ini 2021 hari ini keluar berapa angka keluaran terbaru