Kartel polisi: Beberapa orang dipanggil untuk memberikan pernyataan, kata menteri dalam negeri |  Malaysia
Malaysia

Kartel polisi: Beberapa orang dipanggil untuk memberikan pernyataan, kata menteri dalam negeri | Malaysia

Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Hamzah Zainudin berbicara pada sesi penutupan Rencana Malaysia ke-12 (12MP) di Dewan Rakyat, 5 Oktober 2021. - Bernama pic
Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Hamzah Zainudin berbicara pada sesi penutupan Rencana Malaysia ke-12 (12MP) di Dewan Rakyat, 5 Oktober 2021. – Bernama pic

KUALA LUMPUR, 25 November — Beberapa orang telah dipanggil untuk memberikan pernyataan mereka menyusul isu kartel yang diangkat oleh mantan Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Abdul Hamid Bador, kata Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Hamzah Zainudin.

Dia mengatakan penyelidikan internal Kepolisian Kerajaan Malaysia (RMP) menemukan masalah itu tidak ada.

“Penyelidikan internal RMP menemukan tidak ada masalah seperti itu, tetapi saya tidak puas, jadi saya menelepon Komisi Integritas Badan Penegakan untuk melanjutkan penyelidikan.

“Saya mengerti beberapa orang dipanggil untuk memberikan pernyataan spesifik,” katanya dalam konferensi pers setelah memimpin pertemuan Menteri Dalam Negeri dengan Industri Layanan Keamanan dan Badan Swasta di ibukota federal hari ini.

Hamzah mengatakan akan membagikan keputusan kartel RMP setelah penyelidikan selesai.

Sebelumnya diberitakan, Hamzah memastikan tidak ada gerakan kartel di RMP saat merampungkan RUU Pasokan 2022 pada tahap kebijakan di Dewan Rakyat.

Abdul Hamid dalam konferensi pers terakhirnya sebagai Inspektur Jenderal Polisi pada bulan April mengatakan ada kartel di RMP selain mencoba untuk menggulingkannya karena dia vokal dalam mengungkap masalah pelanggaran, integritas dan korupsi di antara perwira dan personel kepolisian.

Sementara itu, Hamzah mengatakan kementeriannya hampir memenuhi Key Performance Indicator (KPI) 100 hari pertama dalam tiga hal.

“Mereka (masyarakat) bisa langsung melapor ke General Operations Force (GOF) karena sudah menjadi kebiasaan bahwa laporan di kantor polisi akan disalurkan ke kantor polisi yang bersangkutan.

“Sistem Konfirmasi Data Integrasi Kematian (SPDIM) adalah sistem smart sharing antara Departemen Registrasi Nasional dan RMP untuk memudahkan proses konfirmasi kematian tanpa menunggu lama dengan metode sebelumnya.

Hamzah mengatakan, Visa Electronic (eVisa) diberikan kepada 35 negara dari 10 negara hari ini untuk memfasilitasi warga Malaysia menghasilkan kegiatan ekonomi serta orang yang berkunjung ke negara tersebut. — Bernama

Posted By : togel data hk