Kementerian Pembangunan Pedesaan bertujuan untuk mempercepat proyek pedesaan tahun ini, kata menteri |  Malaysia
Malaysia

Kementerian Pembangunan Pedesaan bertujuan untuk mempercepat proyek pedesaan tahun ini, kata menteri | Malaysia

Menteri Pembangunan Pedesaan Datuk Seri Mahdzir Khalid berbicara kepada petugas kebersihan setelah menyampaikan mandat Tahun Barunya kepada kementerian di Putrajaya, 14 Januari 2022. — Bernama pic
Menteri Pembangunan Pedesaan Datuk Seri Mahdzir Khalid berbicara kepada petugas kebersihan setelah menyampaikan mandat Tahun Barunya kepada kementerian di Putrajaya, 14 Januari 2022. — Bernama pic

PUTRAJAYA, 14 Jan — Kementerian Pembangunan Pedesaan (KPLB) menargetkan percepatan setiap proyek pembangunan di pedesaan tahun ini, kata menterinya, Datuk Seri Mahdzir Khalid.

Ia mengatakan seluruh anggota KPLB perlu bergerak sebagai satu tim untuk mewujudkan perubahan paradigma dan menghindari tetap berada di titik yang sama.

Ia menambahkan, hal itu perlu dilakukan agar tidak memakan waktu terlalu lama dalam pelaksanaan proyek yang kemudian berdampak pada masyarakat.

“Untuk mencapainya diperlukan satgas yang bisa mengantarkan barang tersebut,” katanya dalam keterangannya bersama dengan Sidang Amanat KPLB 2022 hari ini.

Ia mengatakan KPLB perlu lebih meningkatkan prestasinya dengan mengadopsi tagline baru, yaitu “Pedesaan, Luar Biasa” (Daerah Pedesaan, Luar Biasa).

“Prestasi luar biasa ini bisa diraih KPLB berdasarkan keberhasilannya dalam melaksanakan belanja pembangunan lebih dari 99 persen tahun lalu,” ujarnya.

Menjabarkan, Mahdzir mengatakan KPLB juga memiliki mandat di bidang pendidikan, yaitu Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan dan Pelatihan Teknik dan Kejuruan (TVET).

Ia menambahkan, sudah saatnya semua kementerian terkait duduk bersama dalam gugus tugas dan memikirkan rencana Pendidikan Anak Usia Dini 2.0 yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan saat ini.

“Lembaga KPLB TVET harus menghindari terlalu banyak tumpang tindih program dan yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kami tidak ingin siswa mengambil kursus dan mendapatkan sertifikat tetapi tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Kita tidak bisa begitu saja mengisi institusi pendidikan tanpa memenuhi kebutuhan industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, akses internet di tempat penitipan anak (taska) Departemen Pengembangan Masyarakat (Kemas) harus ditingkatkan agar dapat bermanfaat bagi daerah sekitarnya.

“Kita harus berpikir out of the box tentang bagaimana kita ingin melakukannya, bagaimana kita ingin berkolaborasi sehingga kita dapat meningkatkan konektivitas di pusat-pusat Kemas di seluruh negeri,” katanya. — Bernama

Posted By : togel data hk