Polisi menyelidiki 68 orang atas laporan palsu kehilangan MyKad |  Malaysia
Malaysia

Polisi menyelidiki 68 orang atas laporan palsu kehilangan MyKad | Malaysia

Pembaca kartu identitas MyKad sedang digunakan di outlet POS Malaysia di Bangi 15 Oktober 2018. — Gambar oleh Shafwan Zaidon
Pembaca kartu identitas MyKad digunakan di outlet POS Malaysia di Bangi 15 Oktober 2018. — Gambar oleh Shafwan Zaidon

KUALA LUMPUR, 25 Nov — Sebanyak 68 orang diperiksa karena memberikan laporan palsu kepada polisi terkait hilangnya Kartu Tanda Penduduk (MyKad) agar tidak didenda oleh Departemen Pendaftaran Nasional mulai Januari hingga 21 November tahun ini.

Mereka yang kehilangan MyKad untuk pertama kalinya akan didenda RM100, kedua kalinya RM300 dan ketiga kalinya RM1.000.

Kapolsek Sentul ACP Beh Eng Lai mengatakan semua orang yang terlibat, berusia antara 18 dan 60, membuat laporan palsu di Mapolres Sentul (IPD) dan mengklaim bahwa mereka adalah korban perampokan dan pencurian.

Dia mengatakan penyelidikan selanjutnya menemukan bahwa sebagian besar insiden yang dilaporkan hanya rekayasa dan hilangnya MyKads adalah karena kelalaian mereka sendiri.

Dia mengatakan polisi telah membuka total 68 surat investigasi dan dari jumlah itu, 59 telah didakwa di pengadilan sementara sembilan lainnya masih diselidiki berdasarkan Bagian 182 KUHP karena membuat laporan palsu.

“Polisi menangani masalah ini dengan serius karena orang-orang yang tidak bertanggung jawab membuat laporan palsu akan membuang waktu dan energi petugas investigasi dan uang pemerintah untuk menyelidiki kasus yang tidak ada,” katanya kepada wartawan di IPD Sentul di sini.

Beh menyarankan masyarakat untuk mematuhi hukum, menambahkan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap individu yang bersalah.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus tersebut untuk menghubungi ruang operasi IPD Sentul di nomor 03-40482206. — Bernama

Posted By : togel data hk