Tantangan yang timbul dari Covid-19 telah mempengaruhi kesehatan mental anak muda Singapura, kata menteri |  Singapura
Terkini

Tantangan yang timbul dari Covid-19 telah mempengaruhi kesehatan mental anak muda Singapura, kata menteri | Singapura

Satu dari lima anak muda yang disurvei Dewan Pemuda Nasional antara Februari dan Oktober 2021 mengatakan bahwa kesejahteraan mental mereka buruk atau sangat buruk.  - foto HARI INI
Satu dari lima anak muda yang disurvei Dewan Pemuda Nasional antara Februari dan Oktober 2021 mengatakan bahwa kesejahteraan mental mereka buruk atau sangat buruk. – foto HARI INI

SINGAPURA, 12 Jan — Pandemi Covid-19 telah menyebabkan lebih banyak tekanan dan tantangan yang mempengaruhi kaum muda Singapura, tetapi Pemerintah berupaya untuk menjaga kesehatan mental mereka, kata Edwin Tong.

Menteri Kebudayaan, Kemasyarakatan dan Pemuda kemarin menjawab pertanyaan parlemen yang diajukan oleh Anggota Parlemen (MP) Cheng Li Hui.

Tong mengungkapkan bahwa satu dari lima anak muda yang disurvei oleh National Youth Council (NYC) antara Februari dan Oktober tahun lalu mengatakan bahwa kesehatan mental mereka buruk atau sangat buruk.

“Pemuda dalam survei menunjukkan bahwa mereka stres tentang situasi Covid-19 dan tidak yakin tentang masa depan mereka. Mereka juga terus memperhatikan isu-isu yang lebih abadi seperti studi mereka, dan keseimbangan kehidupan kerja bagi kaum muda yang bekerja,” tambahnya.

Cheng, yang merupakan anggota parlemen untuk Konstituensi Representasi Grup Tampines, telah menanyakan apakah Kementerian Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda memiliki data tentang jumlah anak muda yang mencari bantuan profesional karena lebih banyak dari mereka yang tampaknya beralih ke kebiasaan koping yang tidak sehat seperti bermain game online yang berlebihan. , minum dan belanja selama pandemi.

Tong merujuk pada temuan TODAY Annual Youth Survey 2021, yang menunjukkan bahwa mayoritas anak muda di sini mengadopsi berbagai mekanisme penanggulangan kesehatan seperti berolahraga (53 persen), berbicara dengan orang yang dicintai (52 persen), mulai hobi baru (40 persen) dan berada di alam bebas (36 persen).

Sekitar 66 persen responden dalam survei TODAY, yang mensurvei 1.066 anak muda berusia antara 18 dan 34 tahun pada Oktober tahun lalu, bersedia mencari bantuan profesional, katanya.

“Ini menggembirakan, dan konsisten dengan temuan NYC. Perilaku mencari bantuan seperti itu menenangkan, sehingga para remaja kita dapat menerima bantuan tepat waktu.”

Tong mengatakan Pemerintah bekerja sama dengan mitra masyarakat untuk menyediakan berbagai layanan profesional bagi kaum muda untuk memperkuat kesehatan mental dan kesejahteraan mereka.

Dia mendaftar beberapa organisasi di mana mereka dapat mencari bantuan, seperti klinik Layanan Manajemen Kecanduan Nasional Institut Kesehatan Mental atau Tim Penilai Kesehatan Obrolan (Obrolan).

Badan-badan layanan sosial juga memiliki program yang melibatkan kaum muda melalui berbagai kegiatan seperti olahraga, kegiatan petualangan dan seni pertunjukan.

Ada juga layanan konseling online. Salah satunya adalah eC2 by Fei Yue Community Services.

“Pemuda kami adalah masa depan kami, dan Pemerintah serta mitra kami di masyarakat melakukan semua yang kami bisa untuk membangun ekosistem yang dapat menjaga dan memperkuat kesejahteraan dan ketahanan mental pemuda kami.

“Kami melakukan ini agar kaum muda kita dapat mengatasi tantangan pandemi ini, berkembang melampaui pandemi dan pada gilirannya, berkontribusi untuk membangun masa depan masyarakat, komunitas, dan bangsa kita,” kata Tong. – HARI INI

Posted By : togel hongkonģ hari ini 2021 hari ini keluar berapa angka keluaran terbaru